Bersama Berbagi Informasi

Tips mengembangkan usaha kuliner

0 56
Badarudin Riyanto – Sekjen DPC APJI Kab. Lebak

Bantenshare.com, Lebak–Usaha kuliner merupakan usaha yang sedang trend saat ini. Banyak diantara kita senantiasa tertarik dengan bisnis kuliner ini, ada yang memulainya dengan skala usaha kecil dan ada yang memulainya dengan skala usaha besar.

Perkembangan usaha kuliner tentunya tak selalu lancar, ada usaha yang bertahan secara gemilang dan ada juga usaha yang awalnya baik namun berakhir gagal gulung tikar. Memulai usaha kuliner tentunya tak semudah membalikan telapak tangan karena dalam prakteknya usaha ini pun memiliki kendala yang tersendiri, diperlukan strategi khusus dan kiat tertentu untuk memulai usaha kuliner ini.

Kali ini bantenshare.com melakukan wawancara ekslusif dengan Badarudin Riyanto selaku Sekjen APJI (Asosiasi Pengusaha Jasaboga indonesia) Cabang Kabupaten Lebak. Melalui wawancara ekslusif ini Badar akan menjelaskan bagaimana kiat-kiat atau tips dalam mengembangkan usaha kuliner.

“Usaha kuliner sebaiknya dilakukan dengan sungguh-sungguh, penuh keseriusan agar tujuan yang ingin dicapai bisa sukses,” ujarnya.

Pria yang merupakan alumnus STKIP Setiabudhi Rangkasbitung ini menjelaskan, usaha kuliner haruslah dilakukan dengan sepenuh hati, dengan mengikuti bakat dan kesenangan diri sendiri karena jika kita melaksanakan bisnis dengan berdasar pada hoby atau kesenangan maka semua kegiatan bisnis kuliner akan terasa menyenangkan. Sebaliknya jika bisnis atau usaha kuliner dilakukan hanya ikut-ikutan trend atau tergiur dengan harapan meraih keuntungan secara cepat maka bisa dipastikan bisnis/usaha kuliner tak akan berjalan lancar bahkan bisa jadi akan gulung tikar ditengah jalan.

Lebih lanjut Badar menjelaskan bahwa untuk mengembangkan usaha/bisnis kuliner paling tidak harus mengikuti beberapa hal. Berikut adalah tips-tips dalam mengembangkan usaha kuliner, lengkapnya ialah sebagai berikut:

1. Pilih Lokasi yang Strategis.

Pemilihan lokasi yang strategis merupakan faktor awal dan indikator kesuksesan usaha kuliner pasalnya usaha kuliner dengan posisi yang kurang pas tentu tidak akan meraih omset maksimal. Misalnya jika didaerah komplek sekolahan maka usaha kuliner yang pas ialah kantin atau warung jajan, jika wilayah sekolah kita mendirikan cafe mewah maka para pelajar tak akan mengunjungi cafe kita karena daya belinya tidak sesuai. Kesimpulannya pemilihan lokasi dengan komoditas jualan kita harus berkesesuaian.

2. Menu yang Variatif dan Inovatif.

Pilihan menu yang variatif dan inovatif merupakan hal yang penting dalam usaha kuliner, karena pada dasarnya konsumen selalu menginginkan menu makanan yang unik yang beda dari kebanyakan pada umumnya.

3. Cabang Baru.

Pembukaan cabang baru merupakan hal patut dilakukan jika usaha kuliner sudah berjalan lancar dan memberikan omset yang lumayan. Pembukaan cabang baru ini diharapkan dapat memudahkan penyebaran produk kuliner kita sehingga konsumen lebih mengenal lebih dekat tentang produk kita.

4. Perbaiki Strategi Promosi.

Setiap pengusaha tentu punya cara strateginya sendiri dalam mengembangan usaha, cara itu bisa promosi lewat mulut ke mulut atau promosi lewat media sosial, namun setiap strategi promosi yang dilakukan harus dievaluasi secara rutin sejauh mana efektivitasnya jika dirasa efeknya masih lemah maka harus segera diperbaiki. Hal ini penting dilakukan secara berkelanjutan agar kita menemukan pola strategi promosi yang lebih baik dari waktu ke waktunya.

5. Desain tempat usaha semenarik mungkin.

Setelah mendapatkan lokasi usaha maka hal selanjutnya yang mesti dilakukan ialah mendesainnya agar terlihat menarik. Diusahakan desain tampil unik, berbeda dengan yang lain dan memiliki konsep atau tema khusus. Dengan cara begini konsumen merasa betah saat berkunjung ke tempat kita dan memungkinkan mereka akan menjadi pelanggan setia.

6. Harga

Harga merupakan faktor yang penting, kita harus hati-hati dalam menetapkan harga, jangan sampai kemahalan dan jangan sampai terlalu murah. Jika terlalu mahal maka kita akan sepi pengunjung dan jika terlalu murah kita akan rugi. Disini kita harus memiliki perhitungan yang baik.

Selain 6 tips tadi, Badar pun memberikan tips lain yaitu agar para pelaku usaha kuliner bisa mengikuti event-event kuliner seperti festival kuliner, perlombaan kuliner dan lain-lain. Dengan cara seperti ini, usaha kita akan semakin dikenal dan kita memiliki pergaulan yang luas sehingga kita akan lebih memiliki lebih banyak pengetahuan.

“Pada dasarnya semua pengusaha ialah para pembelajar sejati karena ia harus melakukan inovasi secara terus menerus, karena dengan demikian kita akan menjadi kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnis,” pungkas badar. (Teguh setiawan/Choan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.