oleh

Tips Bagi Karyawan yang Ingin Resign dan Segera Berbisnis

Apabila tabungan anda sudah terkumpul cukup untuk memulai bisnis yang ingin anda rintis selangkah lagi. Impian akan anda tersebut terganjal karena anda masih duduk diperusahaan sebagai karyawan. Lalu kapan waktu yang tepat untuk mengajukan resign? Berikut ada beberapa tips bagi karyawan yang ingin resign dan segera berbisnis :

1. Persiapan

Sebelum mengambil sebuah keputusan, ada beberapa hal yang harus anda persiapkan. Persiapkan ini perlu sebelum resign anda diajukan ke perusahaan. Terlebih dahulu, anda harus mengetahui dana yang telah terkumpul. Perhitungkan bahwa dana tersebut dapat anada gunakan untuk keperluan yang besar dan kemungkinan terburuk yang akan terjadi untuk biaya bisnis baru anda. Maka, anda harus menyisihkan anggran untuk keadaan darurat yaitu kurang lebih 12 kali dari biaya pengeluaran.

Loading...

2. Keyakinan

Pupuk keyakinan anda bahwa anda mampu membuat sebuah perusahaan yang nantinya akan berkembang dan maju. Keyakinan sangat diperlukan, agar dapat menimbulkan motivasi dalam diri untuk terus berkembang walaupun bolak – balik harus jatuh bangun dan bahkan saat harus memutuskan keputusan dengan resiko berat yang berdampak besar bagi perusahaan terutama bagian keuangan. Jadi, jangan biarkan keyakinan anda luntur.

3. Planning

Hal yang harus dipersiapkan selain modal adalah planning. Anda harus sudah memiliki rencana yang matang setelah anda resign dari perusahaan. Langkah pertama apa yang akan anda lakukan untuk merintis usaha bisnis baru ini. Persiapkan juga alternative planning bila rencana awal anda gagal. Jadi anda tidak kewalahan dalam menghadapinya. Selain itu, dengan membuat perencanaan anda akan lebih fokus pada visi dan misi perusahaan anda untuk mencapai kemajuan.

4. Perubahan

Dari setiap hal yang telah anda putuskan, pasti anda akan merasakan dampaknya ntah itu berdampak kecil ataupun besar. Saat anda siap untuk memasuki dunia bisnis maka anda juga harus siap menghadapi perubahan. Perubahan dari waktu, cara kerja, serta rutinitas yang anda hadapi. Jalanilah sistem yang telah anda buat secara terstruktur sehingga bisnis anda menjadi lebih terarah dan semakin maju.

5. Disiplin

Walaupun anda adalah pemilik dari usaha bisnis anda sendiri, maka anda menjadi bebas dan tidak memiliki aturan yang jelas. Anda harus memiliki tujuan dan sikap disiplin dalam mengambil keputusan. Sikap disiplin menunjukkan bahwa perusahaan anda bekerja secara professional.

6. Dukungan

Anda tentunya akan lebih menjadi semangat saat orang – orang disekitar anda mendukung penuh terhadap apa yang menjadi keinginan anda. Dukungan dari orang – orang terdekat dapat membantu anda dalam memberikan masukkan atau kritikan untuk kemajuan usaha yang akan anda jalani.

7. Tuntutan Pasar

Hal yang tak boleh anda lupakan adalah urusan pasar. Anda harus mensurvei terlebih dahulu hal apa yang sedang diburu dan dibutuhkan oleh banyak orang. Anda juga harus menyesuaikannya berdsarkan tempat, lingkungan, daya jual, kualitas dan daya saing. Jangan sampai anda ketinggalan trend pasaran, bisa – bisa bukannya mendapat untung malah menjadi rugi.

8. Bertanggung Jawab

Sebagai pemimpin perusahaan, anda harus mempersiapkan diri sebagai sosok yang bertanggung jawab dan bijaksana. Sikap tersebut akan banyak membantu anda dalam menghadapi berbagai kendala perusahaan dan saat anda mengambil keputusan. Rasa tanggung jawab mencerminkan bahwa anda seorang pemimpin yang tak lepas tangan dan siap menghadapi resiko apapun demi kemajuan perusahaan. Semoga bermanfaat.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *