Bersama Berbagi Informasi

Rambutan Tangque Khas Lebak Kini makin Sedikit

0 42

Bantenshare.com, Lebak– Desember hingga maret merupakan musim buah rambutan tentunya ini menjadi surga bagi para penikmat buah rambutan dan tidak menutup kemungkinan rambutan asal lebak menjadi incaran.

Buah rambutan merupakan tanaman tropis dan tergolong kedalam suku lerak-lerakan atau sapindaceae.

Buah yang terbungkus kulit luar berupa rambut (eksokarp–red) ini banyak ditemui di wilayah Maja kabupaten lebak.

H. Jamura salah satu petani rambutan asal lebak mengatakan rambutan tangque merupakan buah khas lebak yang enak rasanya, terlebih ia subur panen di wilayah maja karena cocok dengan suhu serta iklim maja yang panas.

“Alhamdullilah kita sudah panen buah rambutan selama tiga bulan ini dengan hasil yang memuaskan” ujar Jamura.

Pria paruh baya ini menjelaskan bahwa selain panen rambutan yang banyak, ia pun khawatir akan menurunnya jumlah buah tersebut.

Pasalnya saat ini rambutan makin jarang ditemui karena perkembangan zaman yang makin pesat.

Tercatat saat ini kecamatan maja berubah drastis menjadi kota satelit perumahan elit dengan proyek raksasa properti disebagian wilayah, seperti Komplek Citra Maja Raya dan Bintang Maja Lestari.

Pria yang memiliki kebun rambutan di Kp. Kebon Kelapa RT 07 RW 01 Desa Maja seluas satu hektare ini menjelaskan bahwa dengan banyaknya perusahaan properti ke maja membuat para petani menjual tanahnya kepada pihak pengembang tersebut alhasil lahan pertanian semakin sedikit dan itu memicu hasil pertanian menjadi semakin sedikit termasuk juga panen buah rambutan yang menjadi semakin sedikit.

Sementara H Otoy selaku tokoh masyarakat menjelaskan bahwa posisi langkanya buah rambutan dikarenakan semakin sedikitnya lahan untuk bercocok tanam.

“Saya khawatir jika lahan semakin sedikit nantinya jumlah panen hasil alam juga akan terpengaruh termasuk juga rambutan tangque” ujarnya
Otoy.

H. Otoy Berharap agar pemerintah dapat menyikapi permasalahan ini dengan mengadakan program terpadu yang bermanfaat bagi para petani, misalnya penyuluhan pertanian,pemanfaatan lahan,pembagian bibit dan lain-lain.

“Semoga dengan adanya peran aktif pemerintah sektor pertanian di wilayah maja bisa berkembang lagi sehingga buah rambutan bisa dipanen lebih banyak lagi” pungkas otoy. (uga cangra wijaksana/TS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.