Bersama Berbagi Informasi

Produksi masker secara mandiri,industri rumahan ikut aktif cegah pandemi virus corona

0 140

Bantenshare.com,Lebak—merebaknya virus corona dan langkanya masker penutup mulut membuat industri rumahan yaitu galeri shaka membuat masker secara mandiri untuk dijual secara murah.

Industri rumahan yang beralamat di BTN graha pasir ona Blok B12 No 11 Rangkasbitung ini, mampu memproduksi masker sehari rata2 1 sampai 2 lusin.

Neng ila irawati selaku pemilik galeri shaka dalam wawancaranya kepada bantenshare.com pada sabtu (2/5) lalu, menjelaskan bahwa awalnya ia berbisnis dompet dan alat kerajinan tangan lainnya namun karena pengiriman barang kesejumlah kota terhenti akibat diberlakukannnya PSBB (pembatasan sosial berskala besar) membuat bisnisnya tersendat alhasil irawati mengubah produksinya menjadi masker, masker dibuat secara handmade dengan secara seksama memenuhi standar kesehatan yang telah ditentukan, masker berbahan kain ini berlapis dua dan bisa dipakai kembali atau dicuci.

Varian model dan jenisnya terdiri dari berbagai macam, baik itu masker dewasa dan juga anak-anak. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau yaitu Rp 5000/pcs, masker dijual secara eceran dan partai besar sesuai pesanan. Penjualan dilakukan secara online dengan menggunakan mediasosial facebook atau instagram, tercatat irawati mampu meraih omset 3 sampai 4 juta perbulan.

“Untuk pemesanan bisa dibooking melalui instagram atau facebook atau juga email dengan alamat mark.keanam@gmail.com, setelah email kami terima kami akan langsung mengirimkan pesanan masker ketempat tujuan,” pungkasnya. (Teguh setiawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.