Bersama Berbagi Informasi

Pariwisata saat pandemi covid 19, DPC HPI lebak ajak penggiat pariwisata agar terapkan wisata virtual

0 109

Bantenshare.com,Lebak—Dunia pariwisata yang lesu akibat pandemi virus corona tak kemudian menjadikan hidup dunia pariwisata dalam kecemasan dan pesimistis.

Hal tersebut dikatakan oleh Haodudin selaku ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Lebak, dalam wawancaranya dengan bantenshare.com pada rabu (27/5) lalu, dirinya menjelaskan bahwa suasana pandemi virus covid 19 ini jangan dijadikan sebagai hambatan dalam membangun sektor pariwisata, kendati pemberlakuan PSBB dan banyaknya ditutupnya destinasi wisata, hal tersebut jangan dijadikan kendala dalam membangun sektor pariwisata.

“Sambil menunggu pandemi covid 19 hilang, kita terapkan strategi wisata virtual,” ujarnya.

Haodudin menjelaskan bahwa wisata virtual ini sebagai upaya agar para wisatawan bisa berwisata tanpa harus mengunjungi tempat wisata, dari rumah masing-masing para wisatawan bisa berplesiran ke daerah wisata yang ia tuju, lewat laptop dan smartphone mereka bisa melakukannya.

Lanjut Haodudin menjelaskan bahwa wisata ini lebih menitikberatkan pada penggambaran visual yang akurat disertai penjelasan-penjelasan yang detail di setiap destinasi wisata yang disajikan.

Secara teknis Haodudin menjelaskan bahwa wisata virtual ini dibuat dengan aplikasi khusus dan juga website tertentu, akses wisata virtual ini diiklankan kepada para calon wisatawan virtual dengan harga yang murah dengan metode pembayaran transfer setelah itu ia mendapatkan link yang ia pesan sesuai destinasi yang dikehendaki, konten yang disajikan haruslah sangat menarik dan unik, jangan sampai konten isinya sama dengan link yang lain atau sama dengan youtube chanel yang sudah ada, disinilah kreativitas diperlukan agar semua konten menjadi menarik.

“Dengan teknologi semua hal menjadi mungkin, dan yang penting ialah kita kemas semua konten menjadi menarik,” tambahnya.

Pria alumnus STKIP setiabudhi ini menjelaskan bahwa yang tak kalah penting dari wisata virtual ialah kegiatan pasca wisata virtual ini dilaksanakan, artinya disini seorang praktisi pariwisata atau guide haruslah memaintaince terus para wisatawan yang ikut wisata virtual agar tetap keep in touch dalam berkomunikasi seperti membuat whatsaps grup, setelah itu para wisatawan virtual bisa diarahkan untuk membeli produk-produk unggulan yang ada di lebak secara online.

Dengan rangkaian tersebut maka semua aktivitas perekonomian bisa tetap berjalan sekalipun berada dalam masa pandemi.

“Jika kita hanya menunggu masa PSBB dicabut maka sektor pariwisata akan lesu tapi kita melakukan strategi yang lain guna membangun sektor pariwisata ini, jadi saya mengajak agar semua para penggiat pariwisata agar menerapkan strategi wisata virtual ini, insya allah kita bisa melewati badai pandemi ini dengan lancar” pungkasnya (Teguh setiawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.