Bersama Berbagi Informasi

Memaknai Hari Pahlawan dan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia

0 123

Penulis :
Bayu Maldini S.pd
(Sekretaris Umum PC PMII Kab Lebak masa khidmat 2019-2020)


Dalam memaknai hari pahlawan kali ini, penulis yang saat ini aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Lebak mengajak kepada semua para anak-anak muda dan elemen masyarakat untuk senantiasa sama-sama berkomitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan indonesia. Menghargai perbedaan ,saling hormat-menghormati ,dan bergotong royong sebagai bentuk perwujudan nyata dari kesadaran berbangsa dan bernegara juga untuk mewujudkan apa yang menjadi cita-cita para pahlawan pendahulu. Peristiwa–peristiwa yang terjadi di masa lalu merupakan pelajaran berharga bagi kita yang hidup saat ini sebagai bahan refleksi agar kejadian kelam di masa lalu tidak kembali dirasakan saat ini.

Rasa nasionalisme tinggi yang dimiliki para pahlawan dulu harus pula dimiliki anak bangsa saat ini, hal ini yang juga penulis rasakan, bahwa semangat nasionalisme yang tinggi akan tanah air dan bangsa adalah modal utama sebagai bentuk takzim kita kepada para pendahulu yang telah gugur di medan pertempuran.

Bagi penulis bertempur bukan hanya berperang di medan pertempuran saja, namun bertempur dalam arti lain adalah berjuang mewujudkan cita-cita bersama untuk persatuan dan kesatuan serta mampu mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa menjadi sebuah pandangan hidup bernegara, berdaulat dalam politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan, seperti apa yang bapak founding father kita harapkan (I.r Soekarno ) dan itu harus kita wujudkan.Peristiwa 10 november merupakan peristiwa penting bagi bangsa ini , mengingat banyak para pejuang yang gugur dalam pertempuran tersebut demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan indonesia.
10 november dikenal juga sebagai hari pahlawan, yang mengisahkan perlawanan arek-arek suroboyo dalam memukul mundur pasukan sekutu yang saat itu ingin menguasai surabaya. Sebagai anak muda yang hidup di era pasca kemerdekaan merefleksikan nilai-nilai luhur perjuangan para pendahulu adalah hal penting bagi generasi saat ini.

Perjuangan, pengorbanan, dan tekad yang kuat yang harus kita miliki pula saat ini. Meneruskan perjuangan para pendahulu tidak harus dengan ikut berperang atau ikut baku tembak, namun saat ini melakukan hal-hal yang produktif dan mengharumkan nama bangsa serta komitmen dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan indonesia menjadi catatan perjuangan hari ini.
sebagai negara yang memiliki sejarah panjang perjuangan melawan para penjajah dan kolonialisme. Sebagai negara yang pernah terjajah tentunya kita harus sadar bahwa kemerdekaan dan kebebasan adalah hal penting, apalagi untuk mewujudkan negara yang melindungi segenap warga negaranya dan mensejahterakan warga negaranya bukan perkara mudah, banyak aspek yang perlu dilihat dan dilakukan. Sebagai negara yang merdeka tentunya kita harus banyak berbenah, baik dari segi ekonomi, sosial, politik dan pendidikan.

Mengingat semua kepedihan yang pernah indonesia alami dan perampasan –perampasan yang terjadi di masa lalu, tentu harusnya lebih menguatkan kita dalam berkomitmen memperjuangkan cita cita kemerdekaan.
Dalam meneruskan perjuangan saat ini, menjaga ideologi pancasila dan keutuhan NKRI merupakan bentuk perwujudan perjuangan yang nyata, mengingat semakin maraknya paham-paham baru yang menginginkan indonesia menjadi negara islam, padahal hal itu hanya strategi untuk menghancurkan indonesia.

sementara pada praktiknya indonesia adalah negara multi kultural dan negara yang paling toleran terhadap para pemeluk agama warganya. Mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan adalah bentuk perwujudan dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan indonesia itu sendiri. Hal ini selaras dengan apa yang pernah dikatakan KH abdurahman wahid (gusdur),bahwa yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan.
Jadikan Kesadaran akan pentingnya menghargai jasa para pahlawan menjadi bagian penting dari hidup berbangsa dan bernegara kita, baik hari ini, esok, ataupun dikehidupan selanjutnya. Terakhir penulis sampaikan bahwa kita hidup hari ini dan banyak belajar dari masa lalu serta persiapkan untuk kehidupan di masa depan. Tanamkan dalam hati bahwa tidak ada kejadian yang terjadi secara kebetulan, semua pasti ada sebab akibat, untuk itulah pentingnya merefleksikan setiap fenomena–fenomena yang terjadi sebagai pelajaran berharga untuk kehidupan yang lebih baik.

Semoga apa yang menjadi cita-cita bangsa bisa diwujudkan bersama dan mengarungi setiap langkah perjuangan dengan ikhlas dan tabah. Ke depan indonesia harus menjadi negara maju dan diakui oleh negara lain. Hal itu tidak mustahil

Leave A Reply

Your email address will not be published.