Bersama Berbagi Informasi

Melihat Peran Dan Kontribusi Perempuan Dalam Sejarah Banten

0 169

Melihat Peran Dan Kontribusi Perempuan dalam Sejarah Banten

Bantenshare.com – Sebagai Komunitas yang bergerak aktif dalam gerakan sosial,budaya dan kesejarahan situs Banten Girang, Laboratorium Banten Girang selalu memberikan hal berbeda dalam menyelenggarakan setiap kegiatan salah satunya ialah diskusi virtual Seri Diskusi Girang yang ke-6. Pada diskusi kali ini dilaksanakan dengan metode online zoom meeting dengan tema; “Kontribusi Perempuan dalam Sejarah Banten” dengan narasumber Dr. Mohamad Ali Fadillah selaku Dosen FKIP Untirta.

Diskusi yang di selenggarakan pada Senin (20/07/2020) lalu ini diikuti oleh berbagai kalangan peserta seperti dosen, mahasiswa, penggiat sosial, dan lain sebagainya. Pada Diskusi ini, Laboratorium Banten Girang bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi, Biem.co. dan Ikatan Pustakawan Indonesia.


Mohamad Ali Fadillah selaku narasumber dalam Diskusi Girang yang ke-6 ini mengatakan, peran perempuan di masa lalu, selalu terkait dengan kegiatan pengumpulan makanan terutama karbohidrat (bertani, berkebun), sedangkan laki-laki terkait dengan pengumpulan pemenuhan kebutuhan protein (berburu) Dalam diskusi tersebut, ia memaparkan fakta-fakta tentang perempuan dalam sejarah yang bisa dilacak sampai ke zaman megalitikum Banten.


“Penelitian sejarah tentang perempuan di Banten, khususnya peran perempuan di ruang publik masih sangat sedikit. Untuk itu dibutuhkan penelitian mendalam lagi tentang peran perempuan dalam rentang sejarah Banten. Dalam beberapa cerita lisan, kita bisa mengenal nama-nama seperti Nyai Mas Melati, Ratu Siti Fatimah, Nyai Mas Gamparan sampai pada Maria Ulfa. Namun, cerita-cerita tersebut belum mendapat perhatian peneliti, sehingga peran mereka seperti menjadi pelengkap atau menjadi sisispan belaka dalam karya sejarah,” ujarnya pria yang juga pendiri Banten Heritage.


Diskusi Girang ini, akan terus dilanjutkan oleh Laboratorium Banten Girang sebagai Komunitas yang aktif dalam gerakan sosial, budaya dan sejarah.

Sementara fihak panitia mengatakan kepada bantenshare.com diskusi seperti ini akan tetep dilakukan secara rutin dan terbuka baik untuk anggota maupun masyarakat luas.

“Seri Diskusi Girang ini masih akan terus berlangsung, dan akan digelar secara rutin setiap hari senin. Kami mencoba mengkhususkan diri untuk mendiskusikan hasil-hasil kajian ilmiah, terutama kajian-kajian tentang Banten, baik itu terkait dengan sejarah, sosial, politik, budaya, dan lainnya,” kata Ilham Jafra Aulia selaku koordinator diskusi. (Andi/TS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.