Bersama Berbagi Informasi

Melihat Lebih Dekat Potensi Seni Fotografi

0 106

Bantenshare.com,Lebak–Bermula dari hoby fotografi pemuda lebak berhasil kembangkan potensi bisnis.

Nurandi selaku pengelola studio foto rinatha dan Baduy project, berhasil mengubah fotografi yang semula merupakan Hoby diwaktu senggang menjadi lahan bisnis yang menguntungkan, saat ini andi aktif sebagai fotografer wedding dan juga event-event tertentu.

“Awalnya saya belajar fotografi bermula dari hoby tapi alhamdulilah sekarang menjadi bisnis dan pekerjaan saya,” ujarnya.

Lewat studio foto yang beralamat di jalan siliwangi no 12, kampung jaura ona rangkasbitung ini, andi biasa bekerja dan mengembangkan ide-idenya lebih lanjut mengenai fotografi.

Pria alumnus STIE latansa mashiro ini menjelaskan bahwa kabupaten lebak memiliki banyak potensi yang bisa digali khususnya untuk menjadi objek fotografi, baik itu pemandangan alam maupun perkotaannya, hal tersebut disesuaikan dengan genre atau aliran fotografi yang digemari oleh fotografernya.

Lanjut andi menjelaskan bahwa fotografi memiliki 16 macam aliran atau genre fotografi, genre tersebut meliputi; landscape fotography,wild life fotography,potrait fotography,still life fotography,fashion fotography,street fotography,fine art fotography,journalism fotography,abstract fotography,macro fotography,wedding fotography,under water fotography,infrared fotography,comercial advertising fotography,toys fotography dan food fotography.

Untuk menjadi seorang fotografer yang baik hendaknya disesuaikan dengan minat dan kesukaan,hal tersebut bisa dipilih dari aliran atau genre yang akan dipilih, tandas andi.

Dari kesemua aliran yang ada, andi menyukai street fotography dan fine art fotography, dimana kedua aliran ini menitik beratkan pada objek jalanan atau perkotaan, selain itu berfokus pada estetika intelektual yang mengandung arti.

Tak jarang andi selalu berburu objek foto urban dan human interest seperti gedung-gedung tua,jalanan, dan kehidupan sosial masyarakat lebak guna diambil engel terbaik dari setiap fotonya.

“Selain untuk koleksi pribadi semua foto yang saya ambil saya jadikan sebagai fotolatar kalender dan juga saya selalu ikutkan dalam lomba fotografi” pungkasnya.

Sementara Hilmi Hudaya selaku pengamat sosial budaya dari Banten Heritage menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh andi dengan semua aktivitas fotografinya merupakan langkah kreatif yang amat bagus.

Lanjut Hilmi Hudaya menjelaskan bahwa di Kabupaten Lebak begitu banyak potensi yang bisa dijadikan objek fotografi tentunya hal tersebut bisa mengangkat lebak menjadi lebih baik, terutama dibidang budaya dan pariwisata.

“Ini merupakan langkah kreatif, foto-foto yang disajikan sangat indah dan menyentuh sisi humanisme, saya sangat mendukung andi, semoga para generasi muda bisa termotivasi lewat kegiatan fotografi ini,” pungkasnya (Teguh setiawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.