Bersama Berbagi Informasi

Melihat Keunikan Kuhkuran, Alat Tradisional Parud Kelapa Yang Masih Digunakan Oleh Warga Lebak

0 304


Bantenshare.com,Lebak—Ditengah kemajuan teknologi yang pesat, beberapa alat tradisional masih digunakan oleh warga Lebak, Alat tersebut bernama kuhkuran.


Kuhkuran merupakan alat tradisonal parud kelapa berbentuk tiang dengan kaki segitiga dan ujung atasnya dipasangi besi sebagai alat utamanya dalam memarud kelapa.


Kuhkuran sampai saat ini digunakan oleh keluarga sakir yang berdomisili di Kampung Karang Combong, Desa Hariang Kecamatan Sobang, Lebak.
Sakir mengaku masih nyaman menggunakan alat tradisional tersebut kendati didaerahnya sudah ada mesin parud yang lebih modern.


Sementara Wandi S Asyaid, selaku Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna (TATTG) dalam wawancaranya kepada bantenshare.com pada selasa (10/3) lalu,menjelaskan bahwa kuhkuran merupakan suatu alat tradisional atau bisa disebut Teknologi Tepat Guna (TTG) yang lahir pada zaman dahulu dan masih bertahan sampai sekarang.


Lanjut Wandi menjelaskan bahwa kenapa kuhkuran ini masih bertahan dan digunakan karena selain penggunaannya praktis, masyarakat dalam menggunakan kelapa parud tidak setiap hari dan hanya sewaktu-waktu saja, jadi penggunaan mesin parud modern tidak digunakan.


“Ada banyak alat tradisional atau alat teknologi tepat guna pada masanya dan sampai saat ini masih digunakan selain kuhkuran, saya pun menemukan alat lain seperti kecrik,jala,bubu,sosok,etem dan kempis, semuanya merupakan bentuk kearifan lokal” ujarnya.


Pria alumnus Universitas negeri jakarta (UNJ) ini menjelaskan bahwa dirinya akan menginventarisir alat-alat tradisional pada masanya yang bernilai teknologi tepat guna, selanjutnya dirinya berencana akan mengumpulkannya kemudian didisplay dalam bentuk mini Museum dan diberikan narasi, dengan tujuan agar masyarakat khususnya generasi muda dapat lebih mengenal, dan mengambil pelajaran dari alat-alat tersebut, karena alat-alat tersebut merupakan teknologi pada zamannya (dahulu kala-red) yang membantu kehidupan manusia.(Teguh setiawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.