Bersama Berbagi Informasi

Mahasiswa Yang Mengembangkan Potensi Lewat Seni Bela Diri Karate

0 335

Bantenshare.com,Lebak- Guna mendalami seni bela diri karate, Asmara Hadi sejak masuk SMK sampai menjadi Mahasiswa selalu intens berlatih, bahkan dalam rutinitas kampus yang padat.

Ketika ditemui Bantenshare.com pada Sabtu (20/6) lalu, Hadi menjelaskan bahwa dirinya ingin mengembangkan potensi karatenya di Daerah asal dan di Lebak salah satunya.

Tepatnya pada tahun 2014 silam, pertama kali berlatih karate, ketika ia masuk SMK Lesas 1 Cilegon, Banten, pada awalnya ia ingin belajar melindungi diri sendiri dan orang yang dekat di sekitarnya.

Lanjut Hadi menjelaskan, pada saat dirinya berlatih untuk pertama kali, Respons orang tua awalnya tidak mengizinkan untuk belajar seni bela diri karate, karena kedua orang tua menganggap kalau seni bela diri tersebut akan disalahgunakan,khawatir digunakan ke arah yang salah, bahkan takut sombong nantinya. Akan tetapi, dengan berjalannya waktu, hadi membuktikan, bahwa dirinya mendalami seni bela diri karate untuk berprestasi, terbukti dengan beberapa Mendali yang telah diraihnya, pada akhirnya kedua orang tuanya mengizinkan dan mendukung untuk meneruskan berlatih karate.

Hadi yang merupakan Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Setia Budhi, jurusan Pendidikan Olahraga Semester VI (enam). Lanjut Hadi, setelah menjadi Mahasiswa yang aktif di pelbagai organisasi, termasuk UKM Karate

“Saya sangat berlatih keras, agar bisa menjadi Atlet, Pelatih dan Wasit dalam seni bela diri karate.”ujarnya.

Ketika masuk kuliah porsi berlatih hadi berbeda dengan saat masih SMK, dirinya sering berlatih tiga sampai lima kali dalam seminggu, semenjak kuliah hanya berlatih dua hari dalam seminggu. Akan tetapi, pada saat kuliah, hadi dibantu ikut berlatih dan juga melatih di salah satu sekolah MTs yang ada di Kec.Petir, Kab.Serang, Banten. Sehingga, walaupun dalam seminggu ini hanya berlatih selama 2 (dua) kali, tapi dibantu dengan melatih para murid.
Prestasi yang hadi dapatkan semenjak kuliah dua kali mengikuti lomba.

Tentunya sudah masuk ke level senior, yang itu jarang ada perlombaannya. Pertama mengikuti Kejuprov yaitu tingkatan Provinsi Banten yang diselenggarakan di Tangerang dan yang kedua mengikuti Pomda Banten yang diselenggarakan di Serang.

“Untuk saat ini saya menggunakan sabuk hitam (DAN) II dan berkeinginan terus meningkatkan sampai ke tahap yang paling tinggi,” tambahnya.

Harapan kedepannya, ia ingin mendirikan sebuah perguruan karate yang ada di Kab.Lebak dan juga di tempat kelahirannya yaitu di Padang, agar dari anak kecil sampai dewasa mereka tidak kesulitan mencari dan mengembangkan potensinya dalam seni bela diri karate. Karena sejauh ini, masih kekurangan tempat (Diki/TS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.