Bersama Berbagi Informasi

Komunitas pancadaya, wadahnya anak muda pecinta riset sejarah dan pelestarian cagar budaya

0 235

Bantenshare.com,Lebak—Bagi anak muda yang menyukai kajian riset sejarah dan cagar budaya bisa bergabung dengan komunitas pegiat pemerharti cagar budaya atau yang biasa disebut komunitas pancadaya.

Hal tersebut dikatakan oleh ginandar selaku kordinator komunitas pancadaya kepada bantenshare.com pada minggu (24/5) lalu, lanjut ginandar menjelaskan bahwa tujuan didirikannya komunitas pancadaya ialah sebagai wadah untuk menghimpun anak muda agar selalu mencintai sejarah dan juga cagar budaya, selain itu tujuan didirikannya komunitas pancadaya ini ialah untuk merangkum potensi peradaban lebak masa lampau serta mengkomunikasikannya ke masyarakat luas sebagai upaya pelestarian yang nyata. Semua hasil kajian dari pancadaya ini diharapkan menjadi rujukan di bidang pendidikan demi terwujudnya peserta didik yang cakap akan pengetahuan sejarah wilayahnya yang diajarkan kurikulum muatan lokal.

Tercatat pancadaya ini berdiri sejak tahun 2015 di prakarsai oleh Nely wahyudin selaku dosen pendidikan sejarah STKIP setiabudhi, dan sampai saat ini banyak memiliki anggota.
dalam rekam jejaknya pancadaya banyak melakukan kegiatan seperti diskusi cagar budaya, diskusi sejarah, penelitian dan pencarian benda-benda cagar budaya.

“Kita selalu melakukan diskusi dan kajian cagar budaya dan biasanya yang kita kaji meliputi sejarahnya,mile stone-nya,teknologinya,keseniannya, dan juga kebudayaannya,” ujar ginandar.

Pria alumnus STKIP setiabudhi ini lanjut menjelaskan bahwa pancadaya senantiasa intens dalam merangkul anak-anak muda untuk mencintai sejarah dan cagar budaya, kesemua anak muda yang ia rekrut selalu di arahkan dengan minat dan bakat yang di punyai anak-anak muda tersebut, misalnya jika ada yang memiliki hoby foto maka kegiatan pun dihubungkan dengan fotografi, begitu pun dengan diskusi maka kegiatan akan dihubungkan dengan diskusi dan lain-lain. Hal tersebut ia lakukan supaya kegiatan lebih menarik dan para anggota menjadi antusias, dengan tidak melupakan tujuan komunitas ini.

Lanjut ginandar menjelaskan bahwa lewat komunitas pancadaya ini dirinya berharap agar para generasi muda kedepan bisa lebih mencintai sejarah dan cagar budaya, selain itu ia berharap agar cagar budaya yang berada dikabupaten lebak bisa lebih dijaga, upaya konservasi cagar budaya semoga lebih disempurnakan lagi.

“Saya berharap agar generasi muda, masyarakat sipil,masyarakat adat dan pemerintah bisa saling bersinergi dalam menjaga heritage peninggalan masa lampau, semoga cagar budaya yang ada dikabupaten lebak ini bisa lebih dikenal oleh seluruh masyarakat baik di lokal maupun internasional. Selain itu saya berharap semoga pemerintah bisa membuat satu ruang kesadaran sebagai upaya pelestarian cagar budaya kabupaten lebak dalam bentuk kelembagaan,” pungkasnya.

Sementara Haodudin selaku pengamat sosial budaya dari Banten heritage mengatakan,bahwa dirinya sangat mendukung penuh dengan semua kegiatan yang dilakukan oleh komunitas pancadaya, pasalnya saat ini tak banyak anak muda yang concern dengan sejarah terlebih lagi dengan cagar budaya, akan karenanya ia sangat bangga dengan semua aktivitas yang dilakukan oleh para anak muda ini.

“Saya apresiasi penuh dengan semua kegiatan komunitas pancadaya ini, semoga kedepan kita semua bisa selalu melestarikan cagar budaya khususnya yang ada di kabupaten lebak sehingga heritage yang luar biasa ini senantiasa terjaga,” tandasnya (Teguh setiawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.