Bersama Berbagi Informasi

Komunitas Akar Pohon Kelola Perpustakaan Saga Tiasa di Desa Sajira Mekar

0 113

Bantenshare.com,Lebak–Komunitas Akar Pohon merupakan komunitas yang bergerak di bidang literasi, selain di literasi komunitas ini pun kini mengelola Perpustakaan Saga Tiasa di Desa Sajira Mekar, tepatnya beralamat di Kp. Oko Rt 03/05 Desa. Sajira Mekar, Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak,Banten.


Komunitas yang beranggotakan pemuda dan pemudi asal Kecamatan Sajira ini sangat antusias dalam mengelola perpustakaan Desa, pasalnya mereka dapat melaksanakan program literasi yang mana membutuhkan bahan bacaan buku.

Perpustakaan Desa yang berdiri tahun 2017 itu berawal dari inisiasi perpustakaan keliling yang kemudian pada tahun 2019 didirikan gedung Perpustakaaan yang dibangun dari dana Bantuan Provinsi Banten dan Anggaran Dana Desa (APDS) dengan luas sekitar 36M2 yang terletak tepat di sebelah kantor Desa Sajira Mekar.

Eka Nurul Hayat (30) selaku ketua komunitas akar pohon saat dihubungi tim bantenshare.com via telpon selular pada selasa (7/7) lalu, memaparkan bahwa kegiatan literasi ini berawal dari tahun 2013 yang mana pada waktu itu dirinya bersama beberapa murid dan komunitas akar pohon melaksanakan program tersebut di depan teras rumahnya.

“Awalnya sekitar tahun 2013 saya berinisiatif mengadakan kegiatan literasi bersama komunitas akar pohon dan beberapa siswa di depan teras rumah saya, Alhamdulillah tahun 2017 sampai 2019 Desa membentuk perpustakaan yang kami beri nama Saga Tiasa kemudian pihak Desa memberikan kepercayaan untuk dikelola oleh komunitas akar pohon” ujarnya.


Eka yang juga penggagas komunitas akar pohon sekaligus kepala perpustakaan Saga Tiasa ini menambahkan, selain mengelola perpustakaan, komunitas akar pohon pula yang berinisiatif melakukan open donasi buku dan melaksanakan program silang layang, yang merupakan kerjasama antar perpustakaan untuk menambah kelengkapan koleksi buku di perpustakaan Saga Tiasa.


Sedangkan untuk koleksi buku yang ada di perpustakaan Saga Tiasa sampai saat ini tercatat ada sekitar 300 buku lebih dengan jenis buku diantaranya novel, kumpulan cerita pendek bergambar, buku puisi, buku anak-anak dan lain-lain, Sementara rata-rata pengunjung kebanyakan anak-anak usia sekolah dasar dan menengah pertama dengan capaian sekitar lebih dari 20 anak perminggunya.

Wanita yang berkeseharian berprofesi sebagai pengajar di MTs dan SMKN 1 Sajira ini menambahkan, bahwa selain mengelola perpustakaan Saga Tiasa komunitas akar pohon juga pernah mengikuti lomba film dokumenter yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Lebak tahun 2019 dalam acara Festival Seni Multatili (FSM) Tahun 2019 dan berhasil masuk sebagai juara nominasi kategori film terbaik Festival Seni Multatuli 2019 dengan judul “TUHAN DALAM BOTOL” yang mengangkat cerita tentang Budaya Ziarah di keramat Wong Segati di daerah Sajira.

“Alhamdulillah waktu itu kita keluar sebagai film dokumenter terbaik di acara Festival Seni Multatuli tahun 2019 lalu” tandasnya.

Sementara Budi Harsoni yang merupakan penggiat literasi, sekaligus ketua Komunitas sastra balkon mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh komunitas akar pohon yang mana anggotanya terdiri dari anak-anak muda.

“Saya lihat anak-anaknya sangat kreatif. Sebagai anak muda mereka mampu mengabdikan diri untuk masyarakat, Ini satu hal yang jarang terjadi bagi kebanyakan anak muda se usia mereka” ujarnya.

Pimpinan perusahaan majalah Lebak 1828 ini juga berharap kedepan anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas akar pohon ini agar tetap konsisten dan agar lebih baik lagi kedepannya.

“Semoga mereka tetap konsisten dalam kegiatannya serta bisa berkembang lebih baik lagi” pungkasnya. (Eris salman alfarisi/teguh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.