Bersama Berbagi Informasi

Gula Aren Kawung Lebak, Sajikan Potensi Gula Dari Petani Lokal

0 135

Bantenshare.com,Lebak–Potensi gula aren merupakan hal yang harus dikembangkan sebagai sektor produksi dan bisnis yang menjanjikan. Hal tersebut dikatakan oleh Dimmyati Andhika selaku pemilik CV semarfood kepada bantenshare.com pada rabu (2/7) lalu.

“Gula aren di kabupaten lebak merupakan gula dengan kualitas terbaik di indonesia, sayang jika gula ini tidak dimaksimalkan menjadi komoditi unggulan khususnya di bidang bisnis,” ujarnya.

Lanjut Dimyati menjelaskan, gula aren lebak merupakan gula dengan kualitas terbaik, akan karenanya dirinya saat ini tengah mengolah gula aren tersebut menjadi gula aren bubuk dalam bentuk kemasan dan menjadikannya sebagai produk produksi yang massif. Dimyati menangkap potensi tersebut dan mengubahkan menjadi peluang bisnis yang bagus. Produk tersebut kemudian dinamakan dengan sebutan kawung lebak.

Gula aren kawung lebak di ambil dari para petani gula aren lokal yang tersebar di wilayah Sobang, Cihara , Cilograng, panggarangan Dan saat ini mempunyai 8 Tengkulak, serta Jumlah petani 1000 Orang, dalam prosesnya gula aren di produksi dengan beberapa langkah yaitu Pertama; Pengambilan Nira Pohon Aren, Kedua; penyaringan Nira yang sudah dipanen Ketiga; Nira yang sudah di saring di pasak menggunakan wajan,Diatas Tungku dan Peralatan Tradisional Hingga matang kental Keempat; proses Kristalisasi agar menjadi butiran Gula halus Kelima; setelah menjadi Gula Halus dilakukan pengayaan Keenam; sortir ulang agar semua gula halus Ketujuh; tahap akhir pengovenan sampai kadar air mencapai 1 % dan akhirnya dikemas sesuai pesanan menjadi gula aren dalam bentuk kemasan.

Dimyati menjelaskan kenapa dirinya sangat peduli dengan potensi gula aren lokal, karena saat ini banyak petani yang mengalihkan bahan tanamannya menjadi tanaman lain dan bahkan menjual lahannya dirubah menjadi lahan pemukiman. Dengan adanya gula aren kawung lebak maka CV semar food telah membantu para petani lokal agar tidak menebang pohon aren tanpa Nilai yang berarti atau mengganti pohon aren dengan pohon kayu bahkan dijual begitu saja, Artinya lebih mengedukasi petani agar lebih mempunyai nilai ekonomis .

Terdapatnya komoditi gula Aren ini dibeberapa wilayah khususnya yang sesuai dengan pertumbuhan pohon aren ini menjadi sumber berkah dan penghasilan petani, dari sekian banyak petani maka akan terlihat jika 1 orang petani bisa memanen 3 kg nira per-Hari maka dikalikan 1000 petani sudah terlihat jelas berapa Banyaknya Gula aren yang ada di kabupaten Lebak .

Namun Adanya CV Semarfood yang memproduksi Gula Kawung Lebak selalu Dianggap sebagai saingan bagi penjual gula Aren lainnya Yang biasa Dijual dipasaran (Bentuk Butir/Toros).

Padahal sudah diketahui jika Kabupaten Lebak adalah penghasil gula Aren terbaik di Indonesia bersaing dengan Palembang , bahkan jika semua petani dapat diakomodir dengan baik secara legalitas dan pemberdayaan baik secara SDM maupun kuantitas Baik Pihak Pemerintah atau Swasta maka akan menjadi produk Unggulan dikabupaten Lebak .

Tentunya semua itu tidak akan mudah dilakukan perlu proses panjang dalam melakukannya, tapi tidak ada yang tidak mungkin jika mau mencoba dan terus mencoba.

“Selaku Pengusaha yang bergerak di pemberdayaan Gula Kawung Lebak saya merasa bangga menjadi salah satu Penggerak yang memberdayakan potensi lokal kabupaten Lebak, saya harap pengusaha dan Pemerintah bisa Bersinergi dengan Petani pengolah Gula Aren Yang tersebar di wilayah tropis Kabupaten Lebak Agar menjadi produk lokal yang Goes Internasional “Pungkasnya (Uga cangra/TS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.