Bersama Berbagi Informasi

BPCB Banten Lakukan Kegiatan Eksplorasi Situs Citaman dan Situs Muruy Pandeglang

0 74

 

Bantenshare.com,Lebak-Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Banten Melakukan Kegiatan Eksplorasi Cagar Budaya Pandeglang tepatnya Diwilayah Kecamatan Menes pada Selasa (29/9) lalu, yang berlokasi di Situs Citaman dan Situs Batu Muruy.

Kegiatan ini merupakan salah satu program Dari BPCB Banten dalam melestarikan sekaligus memperkenalkan cagar budaya yang ada di provinsi Banten salah satunya ada di Kabupaten Pandeglang.

Dalam pelaksanaanya BPCB menaruh harapan besar kepada Peserta yang mengikuti kegiatan ini Mulai Dari Komunitas Budaya, Pemda, Dinas Pendidikan, serta semua elemen masyarakat untuk bersama menjaga dan melestarikan Cagar Budaya yang ada di wilayah Banten.


Walaupun Dalam Kondisi Pandemi Covid 19 Kasubag Tata Usaha BPCB Provinsi Banten menuturkan ” Kegiatan ini adalah agenda BPCB dalam Memperkenalkan Cagar Budaya yang Harus dilestarikan dan dijaga terutama Benda- Benda Peninggalan pada Zaman Prasejarah .”

Kegiatan ini dihadiri 100 peserta dari Berbagai Komunitas dan Dinas Terkait Diantaranya Banten Heritage , HPI Pandeglang, HPI Provinsi Banten, Dinas Pendidikan Pandeglang, Pemerhati Cagar Budaya, dan Followers Media BPCB .


Secara teknis, pelaksanaan Acara terbagi dalam 2 gelombang Pada hari Senin dan Selasa Mulai cek ini jam 7:15 wib . Tujuannya agar tetap menjaga Protokol Kesehatan sesuai dengan Arahan Satgas Penanganan Covid 19 dan Polres Pandeglang.


Pada Saat Kegiatan dimulai, Peserta di Ajak Berjalan menuju lokasi Pertama Yaitu situs Citaman, peserta diberikan informasi sebagai berikut :


BPCB Banten Lakukan Kegiatan Eksplorasi Situs Citaman dan Situs Muruy Di Pandeglang

Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Banten Melakukan Kegiatan Eksplorasi Cagar Budaya Pandeglang tepatnya Diwilayah Kecamatan Pulosari dan kecamatan menes pada Selasa 29/09/2020 yang berlokasi di Situs Citaman dan Situs Batu Muruy .

Kegiatan ini merupakan salah satu program Dari BPCB Banten dalam melestarikan sekaligus memperkenalkan cagar budaya yang ada di provinsi Banten salah satunya ada di Kabupaten Pandeglang.

Dalam pelaksanaanya BPCB menaruh harapan besar kepada Peserta yang mengikuti kegiatan ini Mulai Dari Komunitas Budaya, Pemda, Dinas Pendidikan, serta semua elemen masyarakat untuk bersama menjaga dan melestarikan Cagar Budaya yang ada di wilayah Banten.

Walaupun Dalam Kondisi Pandemi Covid 19 Kasubag Tata Usaha BPCB Provinsi Banten menuturkan ” Kegiatan ini adalah agenda BPCB dalam Memperkenalkan Cagar Budaya yang Harus dilestarikan dan dijaga terutama Benda- Benda Peninggalan pada Zaman Prasejarah .”

Kegiatan ini dihadiri 100 peserta dari Berbagai Komunitas dan Dinas Terkait Diantaranya Banten Heritage , HPI Pandeglang, HPI Provinsi Banten, Dinas Pendidikan Pandeglang, Pemerhati Cagar Budaya, dan Followers Media BPCB .

Pelaksanaan Acara terbagi dalam 2 gelombang Pada hari Senin dan Selasa Mulai cek ini jam 7:15 wib . Tujuannya agar tetap menjaga Protokol Kesehatan sesuai dengan Arahan Satgas Penanganan Covid 19 dan Polres Pandeglang.

Pada Saat Kegiatan dimulai Peserta di Ajak Berjalan menuju lokasi Pertama Yaitu situs Citaman, peserta diberikan informasi sebagai berikut :

Terletak sekitar 500 m arah barat daya dari Situs Batu Goong terdapat kumpulan kolam yang dikenal sebagai Situs Citaman.

Situs ini merupakan mata air dan kolam dengan berbagai ukuran dan bentuk, Keberadaan kolam-kolam tersebut di duga sebagai tempat awal mensucikan diri sebelum ritual berlangsung di atas bukit tempat Batu Goong berada.

Hal tersebut di buktikan dengan ditemukannya beberapa artefak yang terbuat dari bahan batu misalnya batu bergores (batu asah), batu berlubang, batu pipisan, batu dakon, batu datar, baik di sekitar kolam, atau di dalam udara.


Temuan temuan tersebut sekarang tersimpan di rumah informasi Situs Citaman, selain rumah informasi disekeliling kolam juga berdiri beberapa bangunan semi permanen untuk menunjang kebutuhan para pengunjung.
Inilah nama 9 Macam Kolam yang ada di situs Citaman

1. Kolam Cipanggitikan
2. kolam Cikajayaan
3. Kolam Cikaapeusan
4. Kolam Cikapangantenan
5. Kolam Cikapaliasan
6. Kolam Cikaputrian
7. Kolam Cikahuripan
8. Kolam Cikembangan
9. Kolam Citaman

Selain itu Masih berdekatan dengan Situs Citaman yang diduga masih erat kaitannya dengan Situs Batu Goong Situs Batu Goong secara terletak terletak di Kampung Cigadung, Desa Sukasari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten berada pada kordinat 06 o 20’17,2 ”LS dan 105 o 55’18,9” BT dengan ketinggian 215 mdpl. Untuk menuju lokasi sulitnya situs sulit, mengingat lokasinya dengan pusat pariwisata Pantai Carita dan Labuan atau berjarak ± 30 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Pandeglang. Dari jalan darat, kita bisa menggunakan kendaraan baik roda empat maupun roda dua. Karena berada jauh dari jalan raya, dan kendaraan umum yang masih terbatas (jarang) maka disarankan lebih baik menggunakan kendaraan pribadi.

Dinamakan Situs Batu Goong, karena beberapa artefak batu yang ada di kompleks ini memiliki bentuk seperti gamelan / kenong (dalam bahasa Sunda Goong), sehingga masyarakat lebih mengenal dan disebut sebagai Batu Goong. Situs ini dalam suatu kawasan perbukitan yang disebut Kaduguling, di bukit ini banyak tumbuh-tumbuhan vegetasi hutan hujan tropis di antara lain, melinjo ( gnetum gnemon ), jati ambon ( Tectonia grandis ), waru ( Hibiscus teliaceus ), mangga ( Mangifera indica ), bambu ( Bambusa vulgaris ), tanaman perkebunan masyarakat seperti singkong ( Manihot utilissima ), kelapa ( Cocos nusifera ), dan padi ( Oriza). Selain vegetasi tanaman hujan tropis di kawasan situs yang tumbuh juga tanaman rempah seperti kecombrang / honje ( Etlingera elatior ), jahe ( Zingiber officinale ), kunyit ( Curcuma longa ), kencur ( Kaempferia galangal ), dan beberapa tanaman rempah lainnya. Ragam vegetasi tersebut merupakan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, baik untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari maupun untuk keperluan sekunder.

Keberadaan situs Batu Goong mulai diteliti pada tahun 1995 oleh Suaka Peninggalan Sejarah Purbakala, Serang (sekarang BPCB Banten), dengan melakukan kegiatan ekskavasi penyelamatan yang kemudian melakukan pendataan dan pemetaan lokasi pada tahun 1996. Dari hasil kedua kegiatan tersebut dis Batu Goong adalah punden berundak yang merekayasa bentukan alam. Kemudian baru pada tahun 1997 Balai Arkeologi Bandung melaksanakan kegiatan penelitian dan berlangsung pada tahun 2002 sampai 2009 yang menyimpulkan bahwa peninggalan arkeologis tersebut berasal dari budaya tradisi megalitik, dan merupakan salah satu corak budaya prasejarah yang berkembang menembus kurun waktu sejarah.

Hal sama pun disampaikan Oleh Pak Juliadi Selaku Kasubag TU BPCB Provinsi Banten ” bahwa setiap wilayah di Provinsi Banten pasti mempunya Cagar Budaya Yang berbeda-beda tentunya harus sama-sama dijaga dan dilestarikan tentunya dengan langkah yang benar dan sesuai dengan kontekstual nya. “

Besar Harapan saya dengan adanya kegiatan ini Seluruh komunitas cagar budaya dapat membantu BPCB dalam melakukan pelestarian serta mensosialisasikan kepada masyarakat agar sama-sama mengetahui benda-benda cagar budaya baik yang sudah ditemukan ataupun belum ditemukan.Lanjut Juliadi

Dilain kesempatan pihak Bantenshere.com menemui Direktur Banten Heritage Haodudin selaku Organisasi yang bergerak dibidang Kebudayaan dan Peradaban Banten . Ia mengungkapkan bahwa ” Kegiatan Eksplorasi Situs Cagar Budaya Pandeglang ini sangat bagus untuk terus dilakukan karena berkaitan dengan peningkatan SDM yang kompeten di bidangnya. “

Sehingga dapat berkontribusi terhadap komunitas maupun masyarakat lainnya terutama pada BPCB Provinsi Banten dalam melakukan pelestarian Cagar Budaya yang ada di provinsi Banten . Pungkas Haodudin (Uga Cangra wijaksana/teguh )

Leave A Reply

Your email address will not be published.