Bersama Berbagi Informasi

Alyahya SPA Pengagas Klasifikasi Kalimaya

0 129

Bantenshare.com,Lebak–Kalimaya merupakan salah satu batu mulia di dunia yang terdapat di Kabupaten Lebak-Banten dengan ciri khas beragam warna yang indah.

Batu mulia asli Banten tersebut masih tetap eksis, sampai saat ini di tengah padamnya pasar batu akik di Indonesia.
Alyahya SPA, (39) salah satu tokoh kalimaya saat diwawancara oleh Bantenshare.com pada Sabtu (20/06) lalu di kediamannya Jl. Raya Cipanas Desa Pajagan menuturkan bahwa sejak tahun 1996-2011 belum ada klasifikasi batu kalimaya Banten yang diakui.

Baru pada tahun 2011 sampai tahun 2013 dirilis klasifikasi kalimaya Banten oleh Alyahya SPA bersama ISS (Indonesia Game Stone) yang merupakan komunitas batu Indonesia.

Tercatat Ada tiga klasifikasi kalimaya yang disepakati bersama.

“Pertama kali kalimaya Banten memiliki klasifikasi pada tahun 2013 dengan kesepakatan dengan komunitas batu Indonesia, pada waktu itu kita mengusulkan baru tiga klasifikasi, Kalimaya Black Oval, Kalimaya Milky, dan Kalimaya Kolores (tembus pandang) dan menembus kancah Nasional”ujarnya.

Pada tahun 2014 Alyahya SPA secara aklamasi terpilih sebagai ketua AKRAB (Asosiasi Kalimaya Rangkasbitung-Banten) yang digagas oleh Abi Aden, Fahdi Hadi (ketua PWI Lebak) dan sejumlah tokoh lainnya.

Pada tahun yang sama Alyahya SPA menjadi narasumber utama seminar Batu Kalimaya Banten tingkat nasional dalam rangka hari jadi Provinsi Banten ke-14 tahun. Dalam acara tersebut Alyahya SPA selaku ketua AKRAB bersama dengan seluruh tokoh Kalimaya se-Indonesia mengusulkan kepada Pemprov Banten untuk menambah klasifikasi Kalimaya Banten menjadi 7 kategori yaitu Kalimaya Milky/putih/susu, Kalimaya Black Oval/Hitam, Kalimaya Abu, Kalimaya Teh, Kalimaya Kristal, Kalimaya Sempur, dan Kalimaya Bunglon dan resmi ditetapkan 7 kategori klasifikasi Kalimaya Banten.

Selain itu di akhir tahun 2014 pada acara hari jadi Kabupaten Lebak ke 186 tahun AKRAB bersama seluruh tokoh Kalimaya se- Indonesia di undang oleh Bupati Lebak Hj. Iti Ocktavia Jayabaya untuk menyelenggarakan edukasi Kalimaya Banten tingkat Nasional.

Pada rentang waktu tahun 2014 sampai 2016 dimana pada waktu itu demam batu akik, Alyahya SPA menjadi juri pada event kontes Kalimaya piala Presiden.

“satu kebanggaan bahwa pada waktu itu saya menjadi dewan juri dalam event besar kontes Kalimaya tingkat Nasional dengan memperebutkan piala Presiden”tandasnya

Perlu diketahui dalam hal menjadi juri untuk menentukan juara dalam sebuah event kontes batu Kalimaya tidaklah mudah.

Menurut Alyahya SPA,Pria yang telah bergelut di dunia batu Kalimaya sejak kelas 2 MTs (setingkat SMP) ini juga menuturkan bahwa tidak mudah menjadi dewan juri untuk menentukan juara di setiap kelasnya pada setiap eventnya. Karena ada beberapa point khusus yang harus diperhatikan lebih teliti dan mendalam.

“Ketika kita menilai batu Kalimaya ada beberapa point khusus yang perlu diperhatikan dengan teliti dan mendalam diantaranya seperti: Kecerahan batu Kalimaya,Variasi dan kesepadanan warna Kalimaya, Keunikan Kembang Kalimaya, Warna Badan Batu, besar batu serta bentuk dan bobot Batu hingga kebersihan Batu.”tambahnya.

Di tahun 2017 an seiring dengan perkembangan batu serta beragamnya batu Kalimaya maka Alyahya SPA selaku Ketua AKRAB bersama dengan tokoh dan komunitas Kalimaya se-Indonesia kembali menerbitkan 4 Kategori baru untuk Kalimaya Banten. Kalimaya kopi/teh lukut, Kalimaya sempur sisit, Kalimaya sempur ruyung dan Kalimaya teh kristal.

sampai saat ini Kalimaya Banten memiliki 11 kategori dengan klasifikasi Kalimaya Milky/putih/susu, Kalimaya Black Oval/Hitam, Kalimaya Abu, Kalimaya Teh, Kalimaya Kristal, Kalimaya Sempur, dan Kalimaya Bunglon, Kalimaya kopi/teh lukut, Kalimaya sempur sisit, Kalimaya sempur ruyung dan Kalimaya teh kristal.

“kemungkinan bisa saja ada penambahan klasifikasi Kalimaya baru tergantung dari banyaknya batu dengan variasi terbaru” pungkasnya (Eris salman/TS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.